Bagaimana Mekanisme Penerbitan SK Tunjangan Profesi Guru 2013

tunjangan profesiBanyak rekan-rekan guru yang menanyakan dan kebingungan apalagi mengenai bagaimana Juknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru pada tahu 2013 tahun ini, bahwa pada tahun anggaran 2013 sekarang penyaluran tunjangan profesi bagi seluruh guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) lulusan program sertifikasi tahun 2006 sampai dengan tahun 2012 dibayarkan melalui dana transfer daerah. Sedangkan penyaluran tunjangan profesi bagi guru bukan PNS dan guru PNS binaan provinsi dan pengawas satuan pendidikan dibayarkan melalui pusat.

Adapun Mekanisme Penerbitan SKTP yang dilakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu :

1.    Secara digital yaitu menggunakan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

SKTP diterbitkan oleh Direktorat P2TK terkait secara otomatis dengan menggunakan data PTK dari Dapodik yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. Melalui sistem digital, pemberkasan tidak lagi seluruhnya dilakukan secara manual tetapi dilakukan secara online melalui Dapodik dan PAS (Data Pokok Pendidikan dan Program Aplikasi Sekolah) yang harus diisi dan diperbarui (updated) secara terus menerus.

2.    Secara manual yaitu Dinas pendidikan kabupaten/kota.

Setelah data dinyatakan valid, Direktorat P2TK terkait menerbitkan SKTP.
Khusus pengawas satuan pendidikan penerbitan SKTP, diterbitkan oleh Direktorat P2TK Dikdas.  Untuk pengawas satuan pendidikan Dikmen diusulkan dari Direktorat P2TK Dikmen.

Sedangkan kriteria Penerima Tunjangan Profesi Guru 2013 yang melalui DIPA tahun 2013 Direktorat P2TK terkait diberikan kepada penerima  yang telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai penerima tunjangan profesi guru  yang melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kriteria  penerima tunjangan profesi melalui DIPA tahun 2013 Direktorat P2TKadalah sebagai berikut :

  • Guru Tetap Bukan PNS yang mengajar pada satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diangkat oleh Pemerintah Daerah atau Yayasan kecuali guru pendidikan agama;
  • Guru PNS TKLB/SDLB/SMPLB/SMLB yang mengajar pada satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kecuali guru pendidikan agama;
  • Pengawas satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  • Memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik yang telah diberi satu Nomor Registrasi Guru (NRG) oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  • Memiliki Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  • Memenuhi kewajiban melaksanakan tugas paling sedikit 24 jam tatap muka per-minggu sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimilikinya dan dibuktikan dalam sistem data pokok pendidikan (Dapodik) atau melalui surat keterangan dari kepala sekolah dan telah diverifikasi/disahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi;
  • Ketentuan sebagaimana dimaksud pada point ke-6 di atas dikecualikan apabila guru : 
  1. Mendapat tugas tambahan sebagai kepala satuan pendidikan, mengajar paling sedikit 6 jam tatap muka per minggu atau membimbing 40 (empat puluh) peserta didik bagi kepala satuan pendidikan yang berasal dari guru bimbingan dan konseling/konselor;
  2. Mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala satuan pendidikan, mengajar paling sedikit 12 jam tatap muka per minggu atau membimbing 80 (delapan puluh) peserta didik bagi wakil kepala satuan pendidikan yang berasal dari guru bimbingan dan konseling/konselor;
  3. Mendapat tugas tambahan sebagai kepala perpustakaan, kepala laboratorium, kepala bengkel, kepala unit produksi mengajar paling sedikit 12 jam tatap muka per minggu;
  4. Bertugas sebagai pengawas harus melaksanakan tugas sesuai dengan   Permenpan No. 21 Tahun 2010
  5. Bertugas sebagai guru Bimbingan Konseling paling sedikit mengampu 150 peserta didik pada satu atau lebih satuan pendidikan;
  6. Bertugas sebagai guru pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusi atau pendidikan terpadu paling sedikit 6 (enam) jam tatap muka per minggu;
  7. Bertugas sebagai guru pada satuan pendidikan di daerah khusus yang kriteria daerah khususnya sudah ditetapkan di dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 34 tahun 2012 tentang Kriteria Daerah Khusus dan Pemberian Tunjangan Khusus Bagi Guru dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 123/P/2012 Tentang Penetapan Daerah Khusus Tahun 2012
  8. Berkeahlian khusus yang diperlukan untuk mengajar mata pelajaran atau program keahlian sesuai dengan latar belakang keahlian langka yang terkait dengan budaya Indonesia;
  9. Bertugas sebagai guru di sekolah Indonesia di luar negeri;
  10. Bertugas sebagai guru yang ditugaskan menjadi guru di negara lain atas dasar kerjasama antarnegara.
  • Belum pensiun;
  • Tidak beralih status dari guru atau pengawas sekolah; dan
  • Tidak merangkap sebagai eksekutif, yudikatif, atau legislatif.
  • Dalam masa transisi perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, dan dalam rangka implementasi Peraturan Bersama LimaMenteri (Mendiknas , Mennegpan dan RB, Mendagri, Menag, dan Menkeu) tentang Penataan dan Pemerataan Guru PNS, guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik tetapi, dialihtugaskan antarjenjang dan/atau antarmatapelajaran oleh Pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi;
  • Dinas kabupaten/Kota/Provinsi mengirimkan SK alihtugas guru PNS yang memiliki sertifikat pendidik sebagaimana dimaksud pada butir 11 kepada Direktorat P2TK terkait. dengan melampirkan SK Bupati/Walikota/Gubernur.

Semoga penjelasan ini dapat menambah informasi buat rekan-rekan guru semua…

About these ads

Perihal ibnufajar75
Saya seorang Guru Matematika di SMA Negeri 1 Pagar Alam - Sumatera Selatan. Sebagai Media Informasi saya mempersilakan untuk copas artikel yang ada di blog ini dengan mencantumkan alamat http://ibnufajar75.wordpress.com

15 Responses to Bagaimana Mekanisme Penerbitan SK Tunjangan Profesi Guru 2013

  1. Ir mengatakan:

    Assalammu’alaikum Wr. Wb. Kalau untuk Guru yang mengajar di SMA bagaimana melakukan pengecekan??? Wss

  2. Ping-balik: Mekanisme Penerbitan SK Tunjangan Profesi Guru 2013 | SUAIDINMATH'S BLOG

  3. joko mengatakan:

    Saya sudah pusing mengurusi system yang takpernah tuntas, kalo dinilai hanya dengan sekedar uang mungkin tidak akan bisa membayar pengorbanan para guru honorer yang sudah mengabdi bertahun tahun lamanya, apalagi berharap jadi PNS yang tak kunjung tiba, yang semakin sulit birokrasinya, semakin komplek kepentingan elit politiknya.waktu, tenaga, fikiran dan segalanya telah mereka korbankan, merelakan kesempatan pekerjaan dan penghidupan yang lebih baik. Kinerja guru honorerpun tidaklah kalah dengan para PNS, tetapi mereka harus rela hanya mendapatkan uang lelah dari sekolah yang hanya 100 ribu per bulan. Hanya untuk mendapatkan tunjangan fungsional 300 ribu per bulan saja harus ribet, sampai mereka harus rela dicoret namanya dari daftar tunjangan karena alasan ini itulah tidak sesuai ini itulah kurang ini itulah, uang segitu jika buat akomodasi untuk urusan mengajar setiap harinya saja tidaklah cukup, apalagi untuk memenuhi kebutuhan yang lainya, semoga orientasi guru tetap tidak berubah yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, menciptakan generasi yang berilmu dan bermatabat. Jangan takut jika anda tidak memperoleh hak anda, tetapi takutlah jika hak anda dapat melupakan kewajiban anda

    • raden mengatakan:

      amiin mantap bro…

    • Anami Nasution mengatakan:

      amin3x…
      saya setuju sekali..

    • Iran mengatakan:

      Mantap k”

      • Anonymous mengatakan:

        Apanya yg mantap? Tiap malam gk bs tidur gara2 nungguin server dalam perbaikan, tp yg ngantri tunj. byk bgt.

    • Anonymous mengatakan:

      Sebenarnya alurnya sdh jelas. Bagi guru yg kinerja baik dan masa kerja yg cukup seharusnya didata secara kolektif dan layak masuk ke daftar K2 yang nantinya berlanjut ke pemberkasan menjadi CPNS. Tetapi apa yang terjadi? Dengan waktu yang sesingkat-singkatnya pendataan dilaksanakan dengan mendaftar secara individu yang tidak sesuai dengan kapasitas waktu dan tempatnya, sehingga yang tidak dapat kesempatan harus selamat tinggal. Yaaaaa….. Ampuuun……

  4. joko mengatakan:

    Saya sudah pusing mengurusi system yang takpernah tuntas, kalo dinilai hanya dengan sekedar uang mungkin tidak akan bisa membayar pengorbanan para guru honorer yang sudah mengabdi bertahun tahun lamanya, apalagi berharap jadi PNS yang tak kunjung tiba, yang semakin sulit birokrasinya, semakin komplek kepentingan elit politiknya. Waktu, tenaga, fikiran dan segalanya telah mereka korbankan, merelakan kesempatan pekerjaan dan penghidupan yang lebih baik. Kinerja guru honorerpun tidaklah kalah dengan para PNS, tetapi mereka harus rela hanya mendapatkan uang lelah dari sekolah yang hanya 100 ribu per bulan. Hanya untuk mendapatkan tunjangan fungsional 300 ribu per bulan saja harus ribet, sampai mereka harus rela dicoret namanya dari daftar tunjangan karena alasan ini itulah tidak sesuai ini itulah kurang ini itulah, uang segitu jika buat akomodasi untuk urusan mengajar setiap harinya saja tidaklah cukup, apalagi untuk memenuhi kebutuhan yang lainya, semoga orientasi guru tetap tidak berubah yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, menciptakan generasi yang berilmu dan bermatabat. Jangan takut jika anda tidak memperoleh hak anda, tetapi takutlah jika hak anda dapat melupakan kewajiban anda

  5. ida laila mengatakan:

    saya ada tugas tambahan sebagai wakepsek kesiswaan membina siswa diatas 100 orang tetapi data saya tidak dapat masuk didata dapodik.sudah disampaikan kediknas katanya terprograam hanya untuk satu wakepsek.saya juga sudah cek sk sudah terbit tgl 25 mei 2013 tapi kok sudah dicek dibank tidak ada dananya.saya jadi bingung pak mana yang benar ini

  6. Nurminarlin mengatakan:

    Mat siang mau tanya , gimana cara lihat sk tpp guru non pns?
    Ko ada yang sudah dibayar ada yang belum, makasih mat siang

  7. Anonymous mengatakan:

    Saya pengawas dikmen (SMK) Kab Tegal Jawa Tengah, sampai dengan tanggal 27 Mei 2013 belum terima SK TPP,saya telepon ke P2TK, jawabnya petugas katanya masih sinkronisasi.
    Kapan SK tersebut akan terbit,terima kasih

  8. Anonymous mengatakan:

    Menurut saya
    guru bisa memiliki lebih dari satu profesi dengan alasan
    karena upah guru sekarang belum layak,dan upah yang guru peroleh itu belum memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.hal ini disebabkan semakin meningkatnya harga sembako di pasaran

    • Anonymous mengatakan:

      Kadang kita lupa dengan rasa ” Syukur Alhamdullilah….” Bahwa ternyata masih banyak temen-temen kita yang ekonominya masih dibawah standar. Kayaknya klo guru PNS naikan pangkat bisa 2 th, ada tunj. fungs, insentif dari banyak sumber, apalagi sdh sertifikasinya tidak bermasalah. Pokoknya shiiiiiiiiiiiiiiiiip deh.

  9. sujarwati mengatakan:

    Wah saya senang sekali dg sistem pebayaran sekarang ini .smg tahun berikutnya Tpp bisa dgdigabung dg gaji .aaaamiiiiin semangaaaat

Terima Kasih Atas Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.666 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: