Ujian Nasional 2012 Tetap Sama

Sudah cukup lama saya tidak membuat postingan di blog saya ini karena banyak hal-hal lain yang menyita waktu saya. Baru hari ini saya dapat menyempatkan diri membuat postingan ini semoga dapat memberikan manfaat kepada semua pembacanya. Amin

Sebagai seorang pendidik saya prihatin setelah membaca POS UN 2012. Bagaimana tidak, teknis pelaksanaan Ujian Nasional tahun pelajaran 2011/2012 secara umum masih sama seperti Ujian Nasional Tahun pelajaran 2010/2011.

Yang mendasari keprihatin saya seperti yang kita saksikan bersama, diwaktu ujian nasional tahun lalu sudah menjadi rahasia umum kecurangan terjadi dimana-mana. Tapi seolah pemerintah tutup mata dengan kejadian tersebut dan akan mengulanginya di tahun ajaran ini.

Sementara sebagai pendidik kami harus terus menerus menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik terutama kejujuran, namun diakhir pembelajaran mereka kami harus menyaksikan kecurangan yang nyata ada didepan mata.

Sebagai contoh mengenai nilai kelulusannya dengan rumus
NS = 0,6 x NUS + 0,4 NR
Untuk Nilai ujian sekolah yang berbobot 0,6 mengakibatkan sekolah berlomba-lomba membentuk tim sukses UN. Sedangkan Nilai Raport yang berbobot 0,4 sekolah juga berlomba-lomba membesarkan nilai anak yang tidak sesuai dengan tingkat kemampuannya, tapi bertujuan untuk mencapai nilai akhir sekolah mencapai batas standar yaitu minimal 5,5.

Apakah hal semacam ini tidak menjadikan penentu kebijakan berpikir ulang untuk membuat kebijakan baru yang lebih baik demi peningkatan mutu pendidikan ? Memang untuk menentukan kelulusan Ujian itu sangat penting. Tapi yang perlu dibenahi tentunya teknis pelaksanaannya.

Sebagai wacana sewaktu saya SMA diselenggarakan EBTA/EBTANAS dimana nilai kelulusannya ditentukan oleh sekolah masing-masing. Ternyata waktu itu lebih objektif dan banyak juga siswa yang tidak lulus karena sekolah tahu betul karakter dan kemampuan siswanya.

Kemudian kalau tujuannya untuk pemetaan mutu pendidikan tentunya dengan sistem EBTA/EBTANAS juga bisa dilihat dengan bagaimana sekolah-sekolah menentukan nilai minimum bagi siswa yang dinyatakan lulus.Mudah-mudahan tulisan ini sedikit memberikan masukan bagi pengambil kebijakan untuk berpikir kembali mengenai pelaksanaan Ujian Nasional di masa yang akan datang

Yang mau download mengenai POS UN dan Permen bisa klik link di bawah ini

1.  POS UN 2012

2.  Permen 59 tahun 2011 tentang UN

3.  Kisi-kisi UN 2012

Perihal ibnufajar75
Saya seorang Guru Matematika di SMA Negeri 1 Pagar Alam - Sumatera Selatan. Sebagai Media Informasi saya mempersilakan untuk copas artikel yang ada di blog ini dengan mencantumkan alamat https://ibnufajar75.wordpress.com

One Response to Ujian Nasional 2012 Tetap Sama

  1. Izatul Laela mengatakan:

    Kita memang dihadapkan pada sesuatu yang dilematis. Di satu sisi kita sebagai pendidik ingin menanamkan nila-nilai kejujuran pada anak didik, tapi di sisi lain ada tuntutan yang tidak tertulis yang mengharuskan bahwa anak didik kitA LULUS 100%.sementara kita tidak bisa menutup mata akan kemampuan anak-anak didik kita. Kita tidak ingin mencari alasan pembenar dalam hal ini.Keberhsailan anak didik dipengaruhi oleh banyak faktor. Kita tidak bisa hanya menyalahkan anak didik atau pendidiknya sendiri. Tapi memang tugas kita sebagai pendidik adalah “nggulo wentah” anak-anak didik kita. Dari bahan singkong mungkin kemudian bagaimana kita mampu mengubahnya menjadi singkong keju yang empuk itu…atau..menjadi “burger singkong”. Yah..tidak ringan sebenarnya menjadi pendidik.Sudah selayaknya pendidik dengan model-model seperti ini mendapatkan imbalan yang memadai.Negara-negara tetangga kita sudah lama tahu itu. Kenapa di negeri ini banyak pihak yang harus cemburu dengan imbalan itu?

Terima Kasih Atas Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: