Peringatan Sumpah Pemuda Ke-84, Jangan Sekedar Ceremonial Belaka

Hari ini tanggal 28 Oktober 2012, bangsa Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke-84. Sumpah Pemuda mengingatkan terhadap ikrar pemuda, yaitu : bertanah air satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia. Ikrar ini memiliki makna yang sangat besar bagi pembangunan kesadaran rakyat Indonesia pada saat awal perjuangan memperoleh kemerdekaan.

Perlu diakui bahwa Sumpah Pemuda merupakan ikrar para pemuda Indonesia waktu itu yang dapat menegakkan persatuan dan kesatuan bangsa. Di samping itu juga telah mampu menyatukan rakyat Indonesia yang tersebar dan tercerai berai akibat politik adu domba yang dilakukan oleh penjajah Belanda pada waktu itu.

Adanya peringatan hari Sumpah Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi ajang ceremonial dan formalitas belaka, namun diharapkan semua rakyat Indonesia apalagi pemuda sebagai calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang. mau dan mampu merenungkan secara sungguh-sungguh, karena Sumpah  Pemuda merupakan salah satu fondasi sejarah bangsa yang harus dipertahankan dan
dilestarikan.

Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, banyak hal yang mengusik bahkan mengancam persatuan dan kesatuan nasional, dan cenderung melunturkansemangat nasionalisme.Kendala ancaman tersebut antara lain, adanya sebagian kalangan masyarakat yang menafsirkan semangat demokrasi secara berlebihan, sehingga menganggap di era reformasi ini bebas melakukan apa saja. Di samping itu juga kebijakan otonomi daerah yang dimaksudkan untukmemberdayakan daerah, oleh sebagian kalangan ditafsirkan secara keliru, sehingga menimbulkan semangat kedaerahan yang berlebihan, yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan nasional.

Pemuda sekarang ini sebagai calon pemimpin perlu menyadari bahwa persatuan dan kesatuan Indonesia bukanlah untuk meniadakan kemajemukan masyarakat, akan tetapi harus didasari dengan adanya kesadaran tetap menghargai pluralisme dan sekaligus menghormati dan memelihara keberagaman yang dimiliki bangsa, dengan kata lain tetap menginginkan adanya Bhinneka Tunggal Ika.

Dengan adanya kemajemukan masyarakat bukanlah merupakan hambatan atau kendala bagi penguatan persatuan dan kesatuan bangsa, akan tetapi kemajemukan dan keanekaragaman ini merupakan potensi dan kekuatan yang dapat memperkaya budaya bangsa dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia. Oleh karena itu Sumpah Pemuda patut rasanya menjadi jiwa yang perlu selalu dikobarkan dalam jiwa setiap pemuda Indonesia sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan agar persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia selalu dapat dipertahankan. Di samping itu juga semangat Sumpah Pemuda juga dapat memupuk dan menumbuhkan semangat nasionalisme generasi muda yang dewasa ini sudah mulai luntur dengan adanya pengaruh globalisasi.

Dalam mengembangkan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa dibutuhkan beberapa syarat, antara lain :

    1. Menghargai mereka seperti apa adanya.
    2. Mempercayai mereka bahwa mereka akan melakukan yang terbaik.
    3. Memberikan pujian terhadap keberhasilan mereka.
    4. Memberikan tanggung jawab kepada mereka yang dipercaya sebagai pemimpinnya.

Di samping syarat di atas, untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan membina rasa kepercayaan diri calon pemimpin adalah :

    1. Meluangkan waktu untuk mendengarkan keluh kesahnya dan memberikan umpan balik mengenai kinerjanya.
    2. Memberikan rasa hormat kepadanya sehingga mereka akan mempunyai rasapercaya diri dengan apa yang akan dilakukannya.
    3. Menganggap apa yang dilakukan mereka merupakan hal yang positif dan menerima hal tersebut dengan memberikan umpan balik demi perbaikan dari kegiatan mereka.
    4. Melakukan antisipasi terhadap perasaan dan kebutuhan mereka.

Dari uraian di atas, maka pemerintah baik pusat maupun daerah perlu memberikan perhatian yang lebih untuk memberikan peluang terhadap generasi muda dan menfasilitasi mereka dalam pengembangan jiwa kepemimpinannya. Karena dari tangan merekalah maju mundurnya bangsa dan negara Indonesia yang akan datang. Selain itu juga perlu diberikan pembekalan yang cukup bagi mereka, karena tantangan masa depan akan sangat berat karena adanya arus globalisasi yang sangat deras dimana pengaruh asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa tidak mempengaruhi generasi muda.

 

Perihal ibnufajar75
Saya seorang Guru Matematika di SMA Negeri 1 Pagar Alam - Sumatera Selatan. Sebagai Media Informasi saya mempersilakan untuk copas artikel yang ada di blog ini dengan mencantumkan alamat https://ibnufajar75.wordpress.com

Terima Kasih Atas Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: