Top Ten PTN dan Program Studi Terfavorit Tahun 2014

SBMPTNAda beberapa pertimbangan dan strategi dalam memilih perguruan tinggi pilihan agar apa yang diinginkan seorang siswa bisa terwujud masuk di PTN pilihannya. Selain memperhatikan passing grade dari perguruan tinggi bersangkutan juga perlu menjadi pertimbangan adalah banyaknya pelamar yang mendaftar di tahun sebelumnya.

Berikut ini adalah gambaran umum dari jumlah pendaftar di perguruan tinggi dan program studi yang menjadi top ten dari segi jumlah peminatnya, yaitu :

Sepuluh besar Perguruan Tinggi pelamar terbanyak tahun 2014

  1. Universitas Padjadjaran (Unpad) : 72.272 pendaftar.
  2. Universitas Gadjah Mada (UGM) : 62.875 pendaftar.
  3. Universitas Sumatra Utara (USU) : 60.308 pendaftar.
  4. Universitas Diponegoro (UNDIP) : 57.527 pendaftar.
  5. Universitas Brawijaya (UB) : 56.900 pendaftar.
  6. Universitas Negeri Semarang (Unnes) : 51.116 pendaftar.
  7. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) : 49.197 pendaftar.
  8. Universitas Sebelas Maret (UNS) : 48.891 pendaftar.
  9. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) : 46.997 pendaftar.
  10. Universitas Negeri Malang (UM) : 43.116 pendaftar.

Baca pos ini lebih lanjut

Ujian Nasional 2015 Hanya Digunakan Sebagai Pemetaan Saja…?

UN 2015Bulan april 2015 Ujian Nasional akan diselenggarakan. Untuk tingkat SMA/SMK 13 April-15 April 2015 dan tingkat SMP sederajat tanggal 27 April – 30 Aprill 2015 telah ditetapkan oleh pemerintah dan Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan pada periode tahun ajaran dan kalender pendidikan 2014-2015 ini.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menyatakan, ujian nasional tidak lagi sebagai penentu kelulusan, melainkan digunakan sebatas sebagai pemetaan. Ujian nasional yang semula dipandang menyeramkan oleh peserta didik dan guru pun berubah wujud.

Baca pos ini lebih lanjut

Permendikbud 160 Tahun 2014, Sebagai Dasar Pemberhentian Kurikulum 2013

kurikulum 2013 di hentikanBelum genap usia kabinet pemerintahan presiden Jokowi sudah banyak mengeluarkan berbagai macam kebijakan. Salah satu diantaranya dalam dunia pendidikan oleh Mendikbud Anies Baswedan menghentikan Implementasi Kurikulum 2013 yang dari awal pelaksanaannya sudah memicu perdebatan dalam Implementasinya. Melalui surat edarannya yang ditujukan ke seluruh kepala sekolah se-Indonesia Nomor 179342/MPK/KR/2014 tanggal 5 Desember 2014 tentang Pelaksanaan Kurikulum 2014.

Untuk memperkuat surat edaran tersebut, kementrian mengeluarkan Peraturan Menteri (Permendikbud) nomor 160 tahun 2014 tentang pemberlakuan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013 tanggal 11 Desember 2014.

Baca pos ini lebih lanjut

Kurikulum 2013… Pelaksanaan Tergesa-gesa, Berhentinyapun Mendadak

kurtilasMulai tahun ajaran 2013/2014 Implementasi Kurikulum 2013 mulai dilaksanakan di beberapa sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan Kurikulum 2013 tersebut. Adapun sekolah-sekolah pelaksana kurikulum 2013 ini sejumlah 2.598 untuk tingkat SD,1.436 untuk tingkat SMP dan 1.270 untuk tingkat SMA. Sedangkan untuk SMK sebanyak 1.021 sekolah.Sehingga total sekolah pelaksana kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2013/2014 ada 6.325 sekolah .

Kemudian untuk memberi pengetahuan terhadap Kurikulum 2013 tersebut diadakan pelatihan terhadap guru-guru pelaksana kurikulum 2013 akan dilakukan secara bertahap. Guru inti yang telah dilatih oleh instruktur nasional selama satu minggu, nantinya akan melatih guru-guru di sekolah sasaran di minggu berikutnya. Tidak hanya guru, Kepala Sekolah dan pengawas juga akan dilatih. Setelah jalani pelatihan, guru-guru pelaksana kurikulum 2013 tetap mendapat pendampingan selama mengajar satu semester.

Baca pos ini lebih lanjut

Nasib Kurikulum 2013: Stop, Lanjut atau Revisi…??

Anis baswedanMenteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan membentuk tim khusus untuk merevisi Kurikulum 2013 (K13). Tim yang diketuai guru besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Suyanto itu, berencana melaporkan hasil revisi Rabu besok (3/12). Muncul tiga opsi revisi kurikulum yang dianggap “menyusahkan” itu.

Suyanto menuturkan opsi pertama adalah menghentikan total implementasi K13. Opsi kedua adalah sekolah yang selama ini nyaman dan tidak bermasalah menjalankan K13, diputuskan tetap menjalankannya.

Sedangkan sekolah yang keberatan karena belum siap, kembali menerapkan kurikulum lawas (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan/KTSP).

Baca pos ini lebih lanjut

Cerita Perjalanan ke Tiga Negara (Thailand, Malaysia, dan Singapura)

pklMengenal budaya negara lain merupakan hal yang perlu terutama nanti saat sudah pemberlakuan pasar bebas asia yang lebih dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai berlaku di penghujung 2015. Adapun untuk mengenal dan memahami kebudayaan negara lain tentunya kita harus berada dekat dengan mereka dan mengunjunginya. Ini juga merupakan kegiatan pembelajaran bagi kita, karena pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja tanpa memandang umur dan waktu.

Salah satu proses pembelajaran tersebut adalah melalui proses belajar dari pengalaman yang dapat dilakukan dengan mengikutkan proses yang dialami secara pribadi maupun pengalaman yang dialami oleh orang lain. Sehingga nantinya mampu untuk diterapkan dalam kehidupan terutama dalam menghadapi persaingan dengan mereka. Mata kuliah PKL merupakan mata kuliah wajib yang mesti diikuti oleh seluruh mahasiswa. Dalam hal ini kegiatan PKL yang diadakan di Universitas Sriwijaya diarahkan dengan pelakasanaan kunjungan ke beberapa negara yaitu Malaysia, Thailand dan Singapura. Berikut sedikit cerita perjalanan saya dalam kegiatan PKL ke tiga negara.

Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: