Batas Akhir Pengumpulan Naskah Lomba LKIG 2015 Tanggal 30 September

LKG 2015Sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesional guru, Pusat Pengembangan Profesi Pendidik (Pusbangprodik), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan Penjaminan Mutu Pendidikan, (sekarang Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan “Lomba Kreativitas Guru Tingkat Nasional”. Di tahun 2015 ini,  panitia lomba mulai menerima naskah lomba dari para peserta yang merupakan guru aktif sejak 2 Mei lalu dan akan berakhir pada 30 September mendatang.

Lomba kreativitas guru (LKG) merupakan agenda tahunan yang telah dilaksanakan dari 2002. Di tahun ini tema yang diangkat adalah “Guru Kreatif dan Inovatif Mewujudkan Pembelajaran Berkualitas”. Tujuan diadakannya LKG adalah untuk memotivasi dan memfasilitasi serta menginspirasi guru untuk mengkreasikan model pembelajaran terbaik. Selain itu, guru juga diharapkan dapat mengembangkan bakat, minat, dan kebiasaan dalam membuat karya ilmiah yang inovatif secara baik dan benar.
Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Ujian Nasional Sebaiknya Dihapuskan

UNBesok tanggal 8 Mei 2014 adalah hari terakhir dilangsungkan Ujian Nasional SMP sederajat. Sebelumnya pada tanggal 14 s.d 16 April 2014 sudah dilangsungkan Ujian Nasional SMA sederajat.Ujian nasional (UN), selalu menjadi perbincangan masyarakat setiap tahunnya. Mulai dari sistem ujian yang terlalu susah, sampai pelaksanaan UN yang terhambat, bahkan terjadinya kebocoran soal menjadi salah satu topik utama.

Berikut ini adalah sejarah Ujian Nasional dilaksanakan dan apa yang menjadi dasarnya, yaitu :

1950 – 1960-an

Ujian akhir pada tahun ini disebut Ujian Penghabisan. Ujian penghabisan dilakukan secara nasional dan seluruh soal dibuat Departemen Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan. Seluruh soal dalam bentuk esai. Hasil Ujian tidak diperiksa di sekolah tempat ujian, tetapi di pusat rayon.

Baca pos ini lebih lanjut

Wow… 666 instruktur kurikulum baru Direkrut Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merekrut 666 instruktur nasional untuk menjadi pelatih kurikulum 2013 kepada guru-guru inti yang selanjutnya akan menularkan ilmunya kepada guru kelas.

Kepala Badan Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendikbud Syawal Gultom di Jakarta, Kamis, mengatakan, instruktur nasional diambil dari kalangan dosen, widyaiswara, dan guru teladan yang memiliki catatan prestasi tingkat nasional.

Ia mengatakan para guru inti itu diambil dari masing-masing kabupaten dan kota dilatih di provinsi. Sekitar 40 ribu guru inti akan menerima pelatihan tersebut, sedangkan total guru kelas yang akan dilatih sekitar 700 ribu orang. “Jadi satu kelas yang terdiri dari 40 guru kelas atau guru mata pelajaran, dilatih tiga guru inti,” katanya.

Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: